Para Pihak dalam Ekosistem Kargo

Shipowner

Shipowner adalah perusahaan aset yang mendanai dan memiliki fisik kapal. Contoh: Seaspan dan Costamare.

Ruang lingkup

Shipowner tidak termasuk sebagai aktor langsung dalam sistem logistik yang dirancang. Lihat Ruang Lingkup Sistem Logistik.

Operator kapal

Operator kapal, ocean carrier, shipping line, atau pihak pelayaran adalah pihak yang menjalankan layanan pelayaran, mengatur jadwal dan rute, serta menjual slot kargo.

Contoh: Maersk, MSC, Evergreen, CMA CGM, dan Samudera Indonesia.

Operator kapal menerbitkan antara lain Booking Confirmation, Bill of Lading, Loading List, Outward Manifest, dan Delivery Order.

Shipping Alliances

Pada jalur perdagangan internasional utama—Asia–Eropa, Trans-Pasifik, dan Trans-Atlantik—operator kapal sering berkolaborasi melalui Vessel Sharing Agreement (VSA).

Contoh mekanisme:

  • Operator A menyediakan lima kapal.
  • Operator B menyediakan enam kapal.
  • Seluruh kapal melayani satu rute mingguan yang sama.
  • Setiap operator memperoleh kuota slot muatan di kapal-kapal tersebut.

Tujuannya adalah mengurangi operating cost dan mempertahankan frekuensi keberangkatan yang stabil tanpa membebankan seluruh biaya armada kepada satu perusahaan.

Pemodelan sistem

Shipping Alliances tidak dimodelkan sebagai aktor terpisah. Dalam sistem, pihak ini tetap dianggap sebagai carrier/operator kapal.

Shipper dan Forwarder

Shipper dan freight forwarder bukan sinonim secara universal. Shipper adalah pihak yang disebut sebagai pengirim atau pihak yang membuat kontrak pengangkutan, sedangkan forwarder mengatur pengiriman untuk klien dan dapat bertindak sebagai agen atau contractual carrier/NVOCC tergantung kontrak.

Dalam rancangan sistem keduanya dapat berada pada sisi permintaan, tetapi identitas dan kewenangannya harus disimpan terpisah. Pihak ini dapat:

Port / Terminal Operator

Operator pelabuhan atau terminal menyediakan:

  1. dermaga sandar;
  2. crane bongkar-muat, termasuk STS Cranes;
  3. lapangan penumpukan (yard).

Operator kapal harus memesan berth window dan memastikan terminal memiliki crane serta kedalaman air yang memadai.

Contoh: Pelindo, PSA, DP World, serta PT Krakatau Bandar Samudera (KBS/Cigading Port) di Cilegon, Banten. KBS awalnya melayani baja Krakatau Steel dan kemudian berkembang menjadi salah satu pelabuhan dry bulk komersial terbesar di Indonesia.

Lihat perbandingan pada Shipping Line dan Port Terminal Operator.

Otoritas Bea Cukai

Bea Cukai:

  • memeriksa manifes dan perizinan barang;
  • mencegah pemasukan barang ilegal;
  • menghitung bea masuk dan pajak impor;
  • menerbitkan SPPB.

Feeder Operators

Feeder Operators melayani rute ke pelabuhan kecil (secondary/spoke ports) dan menyinkronkan transfer barang dengan kedatangan mother vessel.

Ruang lingkup

Feeder Operators tidak termasuk sebagai aktor langsung dalam sistem yang dirancang.

Pihak tambahan yang relevan

PihakPeran utama
ConsigneePenerima barang yang dicantumkan pada B/L atau sea waybill
Notify PartyPihak yang diberi notifikasi kedatangan
NVOCCMengontrak kapasitas carrier dan dapat menerbitkan house B/L
Ship agentMewakili kepentingan kapal/carrier di pelabuhan
SyahbandarMenjalankan fungsi keselamatan/keamanan pelayaran dan menerbitkan SPB sesuai kewenangan
Stevedore/TKBMMelaksanakan pekerjaan bongkar-muat sesuai pengaturan terminal
Trucking/haulierMembawa kontainer ke/dari terminal
Depot operatorMenyimpan, menyerahkan, atau menerima kontainer kosong
SurveyorMemeriksa kondisi, jumlah, atau kualitas sesuai penugasan
Bank/insurerMendukung pembayaran perdagangan dan perlindungan risiko

Matriks tanggung jawab ringkas

AktivitasShipperForwarderCarrierTerminalCustoms
Menyatakan data kargoUtamaDapat mewakiliMemvalidasi kebutuhan operasionalMenggunakanMemeriksa
Menyediakan VGMBertanggung jawab menurut SOLASDapat membantuMenerimaMenerima
Menyusun stowage kapalUtama bersama kapalMendukung
Menangani fisik kontainerTerbatasKoordinasiPengawasan kontraktualUtama di terminalPengawasan pabean
Customs clearanceImportir/eksportir atau kuasaSering membantuMenyediakan data angkutMenahan/merilis sesuai statusMemutuskan rilis pabean

Status verifikasi

Definisi shipper dalam konteks VGM mengikuti IMO; definisi pengangkut Indonesia mengikuti Bea Cukai. Peran yang tepat selalu bergantung pada kontrak, lisensi, dan yurisdiksi sehingga sistem tidak boleh menyimpulkan kewenangan hanya dari nama perusahaan.

Referensi daring