Arsitektur dan Aliran Data SETIA

Status konsep

Diagram ini adalah arsitektur target, bukan gambaran sistem yang sudah tersedia. SETIA dan kelima modulnya belum ada, belum dibangun, dan belum beroperasi.

Aliran data antarmodul

flowchart BT
    SIPASTI[SIPASTI<br/>Real-time AIS Data] --> SIKAP[SIKAP<br/>Vessel Position & Sailing Lane]
    SMS[SMS<br/>SBNP Status] --> SIKAP
    SIKAP --> SIMPATI[SIMPATI<br/>Port & Fleet Mapping]
    SIMPATI --> PILOT[PILOT<br/>National Logistics Backbone]
    PILOT --> USER[Commercial Company / Shipper]
    PILOT --> CARRIER[Carrier / Shipping Line]

Penjelasan

  • SIPASTI direncanakan menghasilkan data posisi kapal secara real time.
  • SMS direncanakan memantau kesiapan sarana navigasi untuk mendukung keselamatan dan efisiensi pelayaran.
  • SIKAP menggabungkan posisi kapal dan informasi alur pelayaran.
  • SIMPATI memetakan pelabuhan serta armada kapal yang beroperasi di Indonesia.
  • PILOT mengolah seluruh data tersebut untuk mempertemukan supply dan demand logistik.

Arah dukungan data

Diagram menggunakan arah dari sumber data menuju pengguna data. Dalam narasi bisnis, PILOT disebut didukung SIMPATI, SIMPATI didukung SIKAP, dan SIKAP menerima data dari SIPASTI.

Lapisan arsitektur yang disarankan

  1. Sumber data — AIS, jadwal carrier, port call, fasilitas terminal, hidrografi, status SBNP, dan permintaan shipper.
  2. Integrasi — API/message broker, validasi skema, deduplikasi, dan pemetaan kode referensi.
  3. Master data — identitas kapal, pelabuhan/terminal, operator, komoditas, rute, dan lokasi.
  4. Layanan domain — monitoring kapal, kapasitas pelabuhan, pencocokan muatan, optimasi rute, dan notifikasi.
  5. Akses pengguna — dashboard, pencarian, booking hand-off, pelaporan, dan audit trail berdasarkan persona dan permission.

Kunci integrasi data

EntitasContoh pengenal
KapalIMO number, MMSI, call sign
PerjalananVessel + voyage number + carrier
PelabuhanUN/LOCODE dan kode nasional yang berlaku
Terminal/berthKode internal operator yang dipetakan ke pelabuhan
MuatanBooking number, B/L number, container number
SBNPID aset, koordinat, tipe, dan otoritas pemilik

Kontrol kualitas

  • simpan timestamp sumber dan waktu penerimaan;
  • bedakan data aktual, estimasi, rencana, dan historis;
  • deteksi AIS yang terlambat, duplikat, melompat, atau tidak konsisten;
  • jangan menyamakan ETA carrier dengan prediksi ETA sistem;
  • gunakan versi data dan rekonsiliasi ketika sumber berbeda;
  • terapkan kontrol akses karena IMO memperingatkan bahwa publikasi AIS tanpa pertimbangan dapat menimbulkan risiko keselamatan dan keamanan.

Status verifikasi

Arsitektur ini adalah elaborasi desain. IMO FAL mendukung pertukaran elektronik dan single window, sedangkan IMO AIS mendukung pertukaran identitas, posisi, haluan, kecepatan, dan status navigasi. Keduanya tidak secara otomatis membuktikan integrasi SETIA telah ada.

Referensi daring