SMS — Sistem Monitoring SBNP
Status konsep
SMS belum ada dan belum beroperasi. Objek monitoring, status, alarm, dan KPI berikut merupakan target desain.
SMS direncanakan sebagai Sistem Monitoring Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP).
Tujuan
- Memantau SBNP secara terus-menerus.
- Mendukung keselamatan pelayaran.
- Meningkatkan efisiensi pergerakan kapal pada alur pelayaran.
- Menyediakan konteks kesiapan navigasi bagi SIKAP.
Important
Kualitas data posisi kapal saja tidak cukup. Keselamatan dan efisiensi pelayaran juga bergantung pada SBNP yang berfungsi dengan baik dan dipantau secara berkelanjutan.
Objek yang dipantau
- mercusuar, rambu suar, pelampung suar, tanda siang, dan perangkat AtoN lain;
- posisi dan karakteristik cahaya/sinyal;
- status daya, baterai, panel surya, lampu, dan komunikasi;
- pergeseran posisi, kerusakan, kehilangan, atau terhalang;
- jadwal inspeksi, pemeliharaan, suku cadang, dan penanggung jawab;
- notice to mariners atau mitigasi sementara ketika alat tidak berfungsi.
Status operasional yang disarankan
operational → degraded → failed → maintenance → restored.
Setiap perubahan perlu menyimpan waktu kejadian, waktu deteksi, metode verifikasi, petugas, bukti, dampak terhadap alur, dan tindakan koreksi.
KPI yang disarankan
- availability per aset dan per alur;
- mean time to detect dan mean time to repair;
- jumlah pergeseran atau kegagalan berulang;
- persentase inspeksi tepat waktu;
- waktu publikasi peringatan setelah gangguan terkonfirmasi.
Status verifikasi
Peran marine aids to navigation didukung oleh IALA dan IMO. Daftar status, data, dan KPI adalah usulan desain untuk SMS, bukan standar resmi yang diklaim berasal dari sumber tersebut.