Inward Manifest — BC 1.1
Inward Manifest (BC 1.1) adalah pemberitahuan pabean mengenai barang yang diangkut masuk oleh suatu sarana pengangkut. Data dapat tersusun pada tingkat master dan house sesuai hubungan carrier, consolidator/NVOCC, dan shipment.
Fokus
- rincian komoditas;
- jumlah dan identitas muatan;
- data yang menjadi dasar proses pengeluaran barang impor;
- rekonsiliasi dengan hasil pembongkaran fisik.
Waktu penyampaian
Tenggat tidak tepat jika diringkas sebagai “setelah bersandar”. PMK manifes membedakan moda, lama perjalanan, dan kantor tujuan. Untuk praktik operasional, pengangkut wajib mengikuti tenggat elektronik yang berlaku dan memastikan manifes memperoleh nomor/tanggal pendaftaran sebelum proses pembongkaran atau pengeluaran yang mensyaratkannya.
Elemen dan pengendalian data
- identitas sarana pengangkut, voyage, pelabuhan asal/tujuan, dan waktu kedatangan;
- nomor B/L atau airway bill, shipper, consignee, notify party;
- uraian, jumlah kemasan, berat/volume, nomor kontainer dan segel;
- master/house reference dan jumlah pos/subpos;
- status pendaftaran, perubahan (redress), pembatalan, serta audit trail.
Perbaikan data setelah pendaftaran tidak boleh menimpa riwayat. Perubahan perlu otorisasi dan alasan yang dapat ditelusuri karena berdampak pada PIB, penutupan pos, penagihan, serta penanganan short-landed atau over-landed.
Hubungan proses
- Didahului pemberitahuan jadwal melalui RKSP - BC 1.0.
- Dicocokkan dengan kondisi fisik melalui Tally Sheet pada Tahap Pembongkaran dan Pengeluaran Barang.
- Menjadi dasar lanjutan bagi proses impor dan penerbitan SPPB.
- Pos manifes diselesaikan melalui dokumen pabean atau mekanisme penyelesaian lain yang sah; BC 1.1 sendiri bukan cargo release.
Sistem elektronik yang tersedia
Indonesia
BC 1.1 disampaikan, diberi nomor pendaftaran, diperbaiki (redress), dan ditutup pos/subposnya melalui layanan Manifes CEISA 4.0. NVOCC/consolidator dan operator sarana pengangkut menyampaikan lapisan data sesuai perannya. SSm Pengangkut pada SINSW/NLE membantu pertukaran data sekali kirim dengan sistem pemerintah terkait; API CEISA mendukung integrasi sistem perusahaan yang berwenang.
Internasional
Negara lain menggunakan customs cargo/manifest system, Maritime Single Window, atau port community system masing-masing. IMO FAL dan IMO Compendium menyelaraskan elemen data kapal dan kargo, sedangkan WCO Data Model lazim menjadi acuan pertukaran data pabean. Ini adalah standar/federasi sistem nasional, bukan satu database manifest dunia.
Referensi daring
- Pengangkutan dan Manifest—definisi Inward Manifest/BC 1.1 (Bea Cukai)
- PMK 158/PMK.04/2017 tentang Inward Manifest, Outward Manifest, dan RKSP (JDIH Kementerian Keuangan)
- PER-02/BC/2020—BC 1.1 sebagai persetujuan pembongkaran barang kiriman (JDIH Kementerian Keuangan)
- CEISA 4.0—layanan Manifes (Bea Cukai)
- API CEISA 4.0 untuk Manifes dan status dokumen (Bea Cukai)
- Maritime Single Window (IMO)